RENCANA KEGIATAN AJANG LOMBA KETANGKASAN PERORANGAN BAGI ANGGOTA RESIMEN MAHASISWA SE-INDONESIA

Ajang Lomba Ketangkasan Perorangan Bagi Anggota Resimen Mahasiswa Se-Indonesia (JALAKA PARAGRI) IV Tahun 2019 memperlombakan 4 kategori yaitu Ketangkasan, Essay, Menembak dan Lintas Alam. Peserta pada Ajang Lomba Ketangkasan Perorangan Bagi Anggota Resimen Mahasiswa Se-Indonesia (JALAKA PARAGRI) IV Tahun 2019 ini adalah anggota Resimen Mahasisa Indonesia yang masih aktif dengan target jumlah peserta sebanyak 100 orang. Kegiatan ini diadakan oleh panitia yaitu anggota Resimen Mahasiswa 807 Universitas Jember sebanyak 30 orang. Kegiatan ini juga melibatkan 20 orang juri sebagai penilai yang dibagi dalam beberapa kategori perlombaan. Untuk mendukung kelancaran kegiatan ini dibutuhkan beberapa pengadaan seperti pengadaan barang dan jasa, konsumsi serta honorarium untuk dewan juri. Kegiatan ini  dilaksanakan pada bulan Juli.

Rencana kegiatan JALAKA PARAGRI IV dapat dilihat pada file berikut
PROPOSAL RENCANA KEGIATAN JALAKA IV

PENDAFTARAN ANGGOTA BARU SAT. MENWA 807 UNIVERSITAS JEMBER

Widya Castrena Dharma Siddha.

[OPEN RECRUITMENT]

Penerimaan Anggota Baru Satuan Resimen Mahasiswa 807 Universitas Jember Angkatan LXIX Tahun Akademik 2018/2019.

Waktu pendaftaran:
Tanggal : 06 Agustus – 17 September 2018
Pukul : 07.00 – 17.00 WIB

Pendaftaran dapat melalui via:

1. Offline : Markas Komando SAT. MENWA 807, Lintas Double Way Universitas Jember
2. Online: menwa807.ukm.unej.ac.id

Persiapkan Fisik dan Mentalmu dan Jadilah Bagian dari Kami.

Untuk informasi lebih lanjut
Instagram : @menwa807unej

Mahasiswa yang ingin mendaftar online untuk menjadi anggota Satuan Resimen Mahasiswa 807 Universitas Jember dapat mengisi data disini.

DARI MENWA UNTUK BANGSA

DARI MENWA UNTUK BANGSA

            Bagi sebagian besar orang istilah bela negara adalah hal yang tak asing . Banyak yang tahu  apa itu bela negara, tapi apakah mereka telah melaksanakan bela negara atau belum, hati nurani merekalah yang mampu menjawab. Mungkin bagi sebagian orang memandang bela negara adalah hal yang remeh untuk sekedar dilakukan. Tapi bela negara adalah tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara Indonesia yang memiliki kecintaan pada tanah air untuk melindungi dan mempertahankan negara kesatuan agar tetap bersatu bertumpu pada Pancasila. Bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Bela negara tidak hanya dilakukan dengan mengangkat senjata untuk menghadapi serangan atau agresi musuh. Tapi bela negara juga dapat dilakukan dengan memupuk nasionalisme sebagai upaya untuk mempertahankan negara dan berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara.  Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, kini bela negara seolah tertinggal ditelan zaman. Banyak pemuda Indonesia yang kurang peduli terhadap bela negara. Padahal pemuda adalah amunisi utama bagi sebuah negara untuk melanjutkan kelangsungan hidupnya.

Adanya permasalahan ini bukanlah tiba – tiba begitu saja. Permasalahan ini dilatar belakangi oleh kurangnya wawasan pemuda mengenai bela negara dan kurangnya kesadaran bela negara. Pada hampir semua belahan dunia, mahasiswa selalu menjadi unsur yang sangat penting dari perkembangan bangsa dan negara. Mahasiswa dipandang sebagai angkatan muda yang paling banyak memberikan harapan hari depan. Mahasiswa memiliki dinamika, militansi, keberanian, kejujuran, kerelaan berkorban. Selain itu, mahasiswa juga memiliki kecerdasan otak, dan kemampuan berpikir tinggi yang didapatnya dari pendidikan-pendidikan sebelumnya secara berturut-turut. Dengan kelebihannya ini, mahasiswa bisa menjadi agen pengubah di kalangan masyarakat yang ada di sekitarnya, demikian halnya jika mahasiswa turut terlibat dalam permasalahan bangsa dan negara, termasuk di dalam upaya bela negara mahasiswa yang bernaung di dalam lembaga Resimen Mahasiswa (Rachmad, Setengah Abad Menwa Jayakarta,37). Resimen Mahasiswa (Menwa) merupakan wadah penyaluran potensi mahasiswa-mahasiswa untuk ikut serta dalam bela negara melalui pendidikan dasar militer yang wajib ditempuh setiap anggota Menwa di Perguruan Tinggi, guna memantapkan fisik dan mental serta rasa kesadaran bela negara dengan semangat, disiplin dan jiwa nasionalisme yang tinggi.

Menwa sebagai potensi sumber daya pertahanan kader bela negara dan garda bangsa merupakan organisasi yang mampu menghadirkan kembali eksistensi bela negara dikalangan pemuda hususnya di kalangan mahasiswa. Tentunya bela negara disini tidak hanya dengan cara militer, bukan hanya dengan ajang pamer kekuatan, tapi bagaimana memajukan negeri menjadi lebih adil. Sebagaimana pernyataan wakil presiden Jusuf Kalla ketika menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (DPN IARMI) Periode 2016-2021 dan Rapat Kerja Nasional IARMI 2016, di Gedung Nusantara IV, Kompel MPR/DPR RI, Jakarta, Sabtu (3/12/2016). Resimen Mahasiswa yang merupakan rakyat yang telah dilatih dengan dibekali dengan penanaman nilai-nilai bela negara, sehingga memiliki sikap dan perilaku yang dilandasi : 1) Cinta tanah air, 2) Kesadaran berbangsa dan bernegara, 3) Yakin pada kebenaran Pancasila sebagai ideologi negara, 4) Rela berkorban untuk bangsa dan negara, 5) Memiliki kemampuan awal bela negara, seperti yang termaktub dalam Panca Dharma Satya Resimen Mahasiswa Indonesia.(Sirwani:2010)

Mantan panglima TNI, Jendral TNI Moeldoko menyampaikan pidato pembukaan pada acara pembukaan Seminar dan Dialog “Pemantapan Wawasan Kebangsaan VII” yang diselenggarakan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IRMI). Acara berlangsung di Gedung Sriwijaya Surabaya, Sabtu sore (21/2/15). Jendral TNI Moeldoko yang juga tampil sebagai Keynote Speaker pada seminar tersebut menegaskan bahwa Resimen Mahasiswa (Menwa) adalah komponen cadangan. Beliau mengatakan itu karena Menwa pernah dilatih sedemikian rupa dan dipersiapkan dengan baik oleh prajurit-prajurit TNI. Karena itu beliau berpendapat bahwa Menwa memiliki disiplin yang baik, tanggung jawab yang baik dan loyalitas kepada negara. “Jika suatu saat negara menghadapi ancaman invasi negara luar, maka Menwa sebagai komponen cadangan harus siap membela bangsa dan negara,” ujar panglima TNI.

Menjadi anggota Menwa pada hakekatnya merupakan perwujudan dari semangat dan tradisi keprajuritan di kalangan mahasiswa, sebagaimana yang telah terukir dalam sejarah peran serta dan perjuangan pelajar dan mahasiswa semenjak perang kemerdekaan sesuai dengan tujuan pembentukannya. Menwa merupakan kader-kader bela negara di lingkungan kampus dan setelah selesai dari pendidikan kelak sekaligus juga diharapkan akan menjadi kader bela negara di tengah-tengah masyarakat luas, di mana mereka bertugas, bekerja dan mengabdi seperti selama ini telah berlangsung. Anggota Menwa adalah merupakan komando, penyebar luas sekaligus panutan yang patut diteladani dalam sikap dan perilakunya di bidang bela negara. Keberadaan anggota Menwa tidaklah berbeda dengan mahasiswa-mahasiswa lainnya dan juga bukan merupakan sesuatu yang khusus. Apalagi disalah tafsirkan sebagai agen-agen pemerintah, bahkan dianggap sebagai agen-agen aparat keamanan di lingkungan kampus, sebagaimana yang masih sering dikesankan orang selama ini. Hal ini seharusnya kita ketahui bersama bahwa upaya dan tugas membela negara, upaya menjaga keselamatan dan keutuhan bangsa dan negara ini, bukanlah semata-mata tugas pemerintah dan TNI atau tugas anggota Menwa semata, melainkan merupakan tugas dari seluruh bangsa dan rakyat Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 30 UUD 1945.

LATGAR (LATIHAN PENYEGARAN)

LATGAR (LATIHAN PENYEGARAN)

        Sebagai anggota aktif Resimen Mahasiswa haruslah memiliki fisik yang kuat. Selain itu juga memiliki mental yang kuat pula. Oleh karena itu, dalam rangka melatih dan memberikan bekal pada calon anggota, satuan Resimen Mahasiswa 807 Universitas Jember mengadakan latgar (latihan penyegaran) rutin yang dilakukan satu minggu tiga kali. Selain itu, calon anggota Resimen Mahasiswa satuan 807 Universitas Jember juga melaksanakan latgar sendiri pada saat di sela – sela kegiatan sehari – hari.

 

Kegiatan latihan penyegaran saat lari memutari Double Way Universitas Jember

        kali ini dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Desember 2017. Latgar kali ini dipimpin oleh Bintara Putra Candra Bareta selaku kepala bidang operasional dan pengamanan di Satuan Menwa 807 Universitas Jember. Latgar rutin ini, juga dilakukan dalam rangka menjelang BINTALJAS (Pembinaan Mental dan Jasmani) atau yang lebih dikenal pra-pendidikan. Kegiatan kali ini diikuti oleh empat belas calon anggota Menwa. Kegiatan latgar diawali dengan senam pemanasan dan dilanjutkan lari memutari lintas double way UNEJ sebanyak 8 kali putaran setelah itu dilanjutkan senam pendinginan disertai gerakan push up, sit up, back up dan diakhiri dengan pendinginan.

REGENERASI TUNAS BANGSA

        MENWA atau yang disebut Resimen Mahasiswa adalah salah satu UKM yang terdapat pada perguruan tinggi. MENWA juga salah satu  UKM yang mengutamakan bela negara. Menwa sebagai potensi sumber daya pertahanan kader bela negara dan garda bangsa merupakan organisasi yang mampu menghadirkan kembali eksistensi bela negara dikalangan pemuda hususnya di kalangan mahasiswa. Tentunya bela negara disini tidak hanya dengan cara militer, bukan hanya dengan ajang pamer kekuatan, tapi bagaimana memajukan negeri menjadi lebih adil. Sebagaimana pernyataan wakil presiden Jusuf Kalla ketika menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (DPN IARMI) Periode 2016-2021 dan Rapat Kerja Nasional IARMI 2016, di Gedung Nusantara IV, Kompel MPR/DPR RI, Jakarta, Sabtu (3/12/2016). Oleh karena MENWA adala UKM yang terdapat dalam lingkungan kampus. Maka, UKM MENWA hususnya Satuan 807 Universitas Jember berjuang mengharumkan nama baik Universitas serta satuan.

Satuan Resimen Mahasiswa 807 merupakan salah satu UKM yang ada di Universitas Jember. Resimen Mahasiswa (Menwa) juga merupakan UKM yang cukup berperan dalam kegiatan Universitas Jember. Contohnya adalah kegiatan pelaksanaan PK2, pelatihan PASKIBRA, dan pengamanan wisuda. Bahkan Satuan MENWA 807 juga melatih di luar instansi Universitas. Melihat hal tersebut Satuan Menwa 807 memerlukan regenerasi anggota, agar dapat meneruskan keberlanjutan dari UKM itu sendiri dan dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang telah diamantkan oleh universitas, untuk senantiasa mengharumkan nama universitas dan satuan.

Hal tersebut merupakan alasan mengapa Satuan 807 mengadakan kegiatan yakni Penerimaan Anggota Baru (PAB). PAB Satuan Resimen Mahasiswa 807 diadakan pada  tanggal 13 Agustus sampai 30 September 2017. Ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon anggota Resimen Mahasiswa. Untuk mengetahu hal tersebut akan lebih baik calon pebdaftar datang ke Markas Komando Satuan 807 Universitas Jember atau dengan menghubungi pihak Satuan Menwa 807 Universitas Jember.

JALAKA PARAGRI III

Widya Castrena Dharma Siddha

Satuan Resimen Mahasiswa 807 Universitas Jember

Proudly Present

AJANG LOMBA KETANGKASAN PERORANGAN BAGI  RESIMEN MAHASISWA SE-INDONESIA III
(JALAKA PARAGRI III)

Berupa :
1. Ketangkasan (Bongpasjat, Keslap, Lempika, IMPK, Rayapan Tali 1, Jembatan Tali 2, dan Jaring Pendarat)
2. Menembak (Duduk dan Tiarap)
3. Lintas Alam Pegunungan Rembangan

Pelaksanaan : 17 – 19 November 2017
Tempat : BRIGIF 09 Jember
Pendaftaran : 23 Oktober – 12 November 2017
Biaya Pendaftaran : Rp. 500.000,- per orang.

Fasilitas :
1. Uang Pembinaan untuk Juara
2. Trophy Juara
3. Sertifikat Juara
4. Sertifikat Peserta
5. Brevet PDL dan PDH
6. Penginapan Selama Kegiatan (3 Hari 3 Malam)
7. Makan dan Minum Selama Kegiatan
8. Snack
9. Kaos Peserta
10. ID Card
11. Vandel per Perguruan Tinggi

Info lebih lanjut, bisa hubungi :
1. Visi F. P. (CO Pendaftaran) : 085648473775
2. M. Atok R. (Wadansatgas) : 082257433477
3. Dhika Ba’is (CO Humas) : 085749909595

FB : Menwa Unej
IG : @Menwa807Unej
Email : litbanghumas807@gmail.com
Laman : http://menwa807unej.web.unej.ac.id/

Pembayaran/Registrasi bisa dilakukan dengan cara :Transfer ke rekening BRI 6216-01-014168-53-2 atas nama ISTIQOMAH/Mako Sat. Menwa 807 Univ. Jember

Segera daftarkan diri anda.
Selamat Berlatih dan Berlomba, Junjung Tinggi Sportifitas.